Pagi hari dimana seharusnya yang Via tahu mereka tidak akan kemana-mana ternyata kata Sinta berubah. Ibra dan Ajeng meminta mereka untuk ikut bersama ke Bali, dan mereka akan berangkat pukul sepuluh pagi ini. Via menggelengkan kepala memikirkan berapa biaya yang akan dihabiskan Ajeng dan juga Ibra untuk liburan dadakan seperti ini. Sementara di kamar Lion Abram Ibra dan Aidan serta Ajeng masih sibuk memikirkan rencana bagaimana lamaran Abram akan terlihat romantis dan setelah memberikan masing-masing ide Abram menyetujuinya dan meminta Lion menyiapkan apa yang dia mau. Lion dengan semangat membantu Abram, dia menelpon pihak resort dan Aidan selaku bos besar juga melakukan tugasnya. Tifanny masuk ke dalam kamar itu dengan wajah bahagia dan memberikan kabar yang membuat beban A

