Bab 23

1149 Words

Tidak tanggung-tanggung, Devan membungkus empat nasi goreng special untuk Naomi Indira. Lelaki itu sengaja membungkus lebih agar Naomi bisa makan bersama dengan teman-teman satu kosnya. Azahra mengusap make up tipis dari wajahnya menggunakan pembersih dan kapas yang baru saja dia beli dari mini market terdekat. Azahra menatap ke luar jendela, jalanan yang masih begitu ramai. Apalagi daerah sana memang tempatnya anak-anak kampus Universitas Negeri Semarang. Baik mahasiswa perantauan maupun mahasiswa lokal Semarangan. “Sebentar, kita mau ke kos-kosannya Naomi memangnya Mas Devan tahu di mana kos-kosannya Naomi?” tanya Azahra yang baru sadar bahwa dirinya tidak tahu di mana letak kos-kosan Naomi berada. Devan memasang wajahnya tercengang. “Lah iya, kenapa kamu tidak mengingatkanku sejak ta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD