53. Kesalahan Kedua 53

2228 Words

Alvin melayangkan sebuah tamparan keras pada pipi Sovia. Wanita itu meringis kesakitan, sembari memegangi pipinya yang memerah akibat tamparan itu. Sedangkan Alvin berusaha menahan emosinya yang sedang memuncak. Sejenak ia terdiam. Kemudian ia tersadar telah menampar wajah istrinya itu. “Ma-Maaf ....” Ucap Alvin lirih. Sovia mulai terisak, untuk kesekian kalinya Alvin telah berbuat kasar padanya. Ia duduk di sofa ruang tamu sembari memegangi pipinya. Alvin merasa bersalah, tak seharusnya ia menampar Sovia sampai seperti itu. Alvin menghampiri Sovia yang tengah menangis, ia duduk di sebelah wanita itu. Namun Sovia tak bergeming, Alvin mendekap tubuhnya dan berusaha untuk menenangkannya. “Sekali lagi, aku minta maaf, Sov. Nggak seharusnya aku marah seperti itu, aku kehilangan kendali.”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD