Arhan tersenyum. Ia mengecup lembut bahu Kayla, menantikan kelanjutan ceritanya. "Terus, gimana? Jadian enggak sama Satria-nya?" tanya Arhan, menggoda. "Hmmm," Kayla mengecup bibir Arhan sekilas. "Kalau dengar ini, bakal marah enggak kamu?" tanya Kayla dengan wajah khawatir, takut suaminya akan bereaksi negatif. "Tergantung gimana dulu ceritanya," jawab Arhan, memasang ekspresi serius. "Oke, aku lanjutkan," ucap Kayla, lalu kembali larut dalam kenangannya. Flashback Tiga hari berlalu. Satria meminta jawaban atas tawarannya tempo hari. Kayla menolaknya dengan alasan ingin fokus belajar. Ia tak nyaman berpacaran, apalagi dengan Satria yang terkenal playboy, dan ia sudah berunding dengan teman-temannya. "Apa? Kenapa?" tanya Satria, raut wajahnya menunjukkan rasa tak percaya dan tersin

