Dalam benak Chiara selalu bertanya-tanya perihal kenapa Hailey masih bersikap baik terhadapnya, padahal dia sangat jahat selama ini. Atau kenapa Hailey bersikap seakan mereka masih menjadi teman dekat padahal sudah hampir tiga tahun tidak pernah menyapa secara langsung atau tidak langsung. Lalu kini dengan entengnya Hailey menggandeng tangannya, bukan serupa menggeret, tetapi menggandeng disaat seantero kampus memperhatikan interaktif mereka. “Hallo, Mami. Maaf aku pergi sendiri, ya? Ahmed ada bersamaku jadi Mami tenang saja aku nggak akan kabur.” “Kenapa tiba-tiba Mami baru mau on the way ke kampus. Kamu tidak nekat pergi bersama Asher, ‘kan?” Hailey menggeleng padahal lawan bicaranya tidak dapat melihat responnya. “Ada sesuatu yang harus diselesaikan, daripada Mami nunggu aku lama.”

