Bab 36. Diskusi Pernikahan

1043 Words

“Kamu gila, ya?” “Setengah gila,” jawab perempuan itu membuang kotak s**u dari jarak jauh tepat ke tong sampah. Chiara yang masih bermain air sedangkan Henry sudah naik ke daratan seraya memperhatikan kekasihnya yang keceburan di air. Seakan karena perbuatannya tidak menimbulkan kerusuhan di rumah ini. Henry yang paling menjadi pihak bersalah karena kedatangannya itulah membuat suasana rumah menjadi mencengangkan. “Alasan akurat apa tiba-tiba minta nikah, Yang. Kita masih memerlukan waktu untuk saling mengenal, ‘kan?” “Mengenal sambil jalan saja, Ry. Cuma nikah, nggak akan merubah apa pun.” “Apanya yang nggak berubah, Yang? Kita menikah. Sekali lagi loh nikah. Tinggal bareng, nyatuin dua kepala, kita masih kuliah. Aku belum—” “Penghasilan? Papa nggak akan lepas tangan soal tanggun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD