Nayra dan Ardi telah berada di restoran pelangi tempat mereka akan melaksanakan meeting bersama klien bisnisnya. Ardi memesan tempat VIP agar lebih leluasa membahas kerjasama mereka. Nayra dan Ardi memesan makanan sembari menunggu kliennya datang kemudian memeriksa berkas yang diperlukan untuk meeting kali ini setelah Nayra dan Ardi memesan makanan. Tok.. Tok.. Tok.. Suara ketukan pintu mengalihkan perhatian Nayra dan Ardi yang tengah fokus dengan berkas yang ada di hadapan mereka. “Masuk,” titah Nayra dari dalam ruangan Ceklek.. Pintu ruangan VIP terbuka setelah Nayra mengijinkan masuk orang yang mengetuk pintu dari luar. Tampak seorang pria dengan tinggi sekitar 180cm, hidung mancung, kulit putih bersih berjalan dengan tegap dan berwibawa kearah Nayra dan Ardi. Nayra mengalihkan

