Kanjeng 27

1136 Words

*Happy Reading* Akhirnya, karena tahu tidak akan bisa melawan titah Mak Kanjeng. Aku pun pasrah dengan segala mau Emak-Emak doyan jitak itu. Daripada benjol, yee kan? Mending turuti aja udah. Nikah, nikah dah sama Ammar. Toh, gak ada ruginya ini. Malah lebihnya over load. Palingan Bang Al doang yang masih uring-uringan, karena masih gak rela nyerahin aku sama playboy cem si Ammar itu. Mungkin karena itu juga, akhirnya Mak Kanjeng pun mengubah keputusannya, yaitu memberi aku dan Ammar waktu lagi untuk saling mengenal. Kalau kata Emak sih, namanya taaruf. Tapi untukku, sama aja kayak pacaran. Orang jadinya aku sama Ammar sering banget berduaan kek orang pacaran. Bahkan, kadang di beberapa kesempatan, pergi berdua hingga malam. Nah, ini yang aku maksud di bab sebelumnya. Tentang salah k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD