*Happy reading* "Assalamualaikum ... Nur anak sholehah pulang ...." Aku berseru riang seperti biasa, seraya masuk ke dalam rumah dengan santai. "Waalaikumsalam, kalau gak bawa mantu, balik lagi sonoh!" sahut Emak santuy, sambil menata makanan di meja makan malam itu. "Ish! Emak, mah!" cebikku kesal setelahnya, sambil melipat wajah sedemikian rupa. Gak usah dibayangin, nantu kalian pusing sendiri. Meski begitu, Emakku mana perduli pada hal itu. Karena alih-alih membujuk anaknya yang lagi ngambek. Emak malah melengos gitu aja ke dapur seenak hatinya. Pengen aku umpati, tapi takut dosa. Secara begitu-begitu juga, Emak kan yang lahirin aku. Dan surgaku masih ada di kakinya. Jadi, ngumpatnya tunggu aku nikah dulu. Kan, kalau udah nikah surgaku auto pindah ke suami, yee kan? Jadi ...

