Andy tidak menyerah

1204 Words

Napas Aura masih memburu, wanita itu membanting pintu kamar dengan keras. Tak peduli dengan adanya Alif di bawah sana. Kemudian Aura meringis pelan, merasakan sakit di bagian bawah perutnya. Sedikit tertatih wanita itu berjalan ke kamar mandi. Setelah mengetahui dia sedang kedatangan tamu bulanan, Aura mendesah kecil. Pantas saja emosinya pagi ini tak terkendali. Maka itu dia memutuskan mandi sekaligus bersiap-siap untuk pergi ke kampus. Usai bebersih diri, Aura memakai style baju seperti biasa ketika pergi ke kampus. Tunik warna creame bunga-bunga dengan warna celana yang sama. Dan memilih memakai jilbab segi empatnya, dia lagi malas pakai phasmina hari ini. Turun ke bawah. Aura mendapati Alif sedang sarapan di sana seorang diri. Setelah mendaratkan bokongnya di atas kursi. Alis Aura b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD