Sudah tiga puluh menit lalu Olivia pergi dari kediaman Wiliam. Gadis itu pulang bahkan untuk pertama kalinya diantarkan oleh Darren. Meskipun sedikit bingung kenapa Darren tak takut terkena amukan William, tapi gadis itu cukup bersyukur bisa memiliki teman baru di sana. Oliv ingat percakapannya dengan Darren di mobil, tentang alasan pria itu menginginkan kesembuhan kakaknya. "Darren?" "Hmm?" "Kau masih berhutang penjelasan padaku," pungkas Olivia yang duduk di samping Darren yang mengemudikan mobil menuju kediaman gadis itu. "Soal apa? Aku sama sekali tak pernah merasa berhutang padamu?" Darren melirik sejenak dan kembali fokus ke jalanan. "Soal tadi, aku masih bingung, kenapa kau menginginkan kesembuhan kakakku?" "Owh itu, apa kau sangat ingin tau alasannya, Tuan Putri?" "Tentu!

