Jam menunjukkan pukul tujuh malam,Oliv masih berada di depan meja kerja,berkutat pada laptop yang menampilkan pekerjaannya. Buku-buku besar tersusun di atas meja itu,entah kenapa begitu banyak tugas yang harus ia selesaikan, teman-temannya mengatakan itu adalah operan dari pimpinan pusat,Adryan Wijaya. "Minum dulu,haus kan pasti?" Sebuah tangan terulur padanya dengan sebotol minuman. Oliv mengangkat kepalanya guna melihat siapa gerangan yang berbaik hati menawarkan minuman untuknya. "Adit?" "Hmm.." Pria bernama Adit itu kembali mengangkat tangannya agar Oliv menerima minuman yang ia berikan. "Eh, Terima kasih," ucap Oliv pelan,tak lupa mengulas senyum manis mengiringi ucapannya. "Sama-sama. Ayo semangat, sebentar lagi kita selesai." "Iya." Adit berlalu meninggalkan Oliv,pria itu

