Part 25

458 Words

Setelah semalam dari rumah Ardy Dyah menjadi kepikiran dengan kata kata ta umi fatimah Ketika itu Ardy sedang ke kamar ada hal yang harus Ardy selesaikan "Nak kamu kenapa kok seperti ada yang dipikirkan? " " Eh gapapa ko umi mungkin cuma kecapean aja tadi kerjaan banyak banget hehehe" "Bener cuma kecapean aja gak ada hal lain" tanya umi fatimah menyelidik "Ya umi" "Umi mau ngomong kalo kamu ada hal yang menganjal di hati coba kamu ungkapin nak gak enak kalo memendam sendiri biar bisa plong, umi gak ingin tahu apa yang kamu pikirkan cuma kalo ada baiknya kamu ungkapin nak, dulu umi selalu memendam sendiri tapi apa yang terjadi umi mengacuhkan Ardy anak umi sendiri ketika itu tapi umi seketika sadar bahwa anak umi selalu membutuhkan uminya mangkannya perlahan umi bangkit dari keterpur

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD