Hallo para pembaca yang masih setia membaca kisah Taksempurna
Sekilas cerita ya....
Kisah ini di ambil dari kisah nyata yang memang terlibat cinta segitiga dan akhirnya salah satu di antara mereka meninggal dunia
Jodoh semua adalah kehendakNya yang sudah tertulis di lahul mahfudz
Penasaran
Selalu ikuti kisahnya
InsyaAllah update secepatnya agar bisa cepat selesai kisah ini
Salam sehat selalu para pembaca selamat menikmati
======================+++++++++++==================
Ardy mengajak Dyah ke sebuah kafe
Sebut saja nama Cafe itu Bukit Awan Cafe & Resto
Kafe ini berada d atas bukit sehingga bisa menampakkan pemandangan kelap kelip lampu kota di malam hari
Hari ini Ardy sengaja memboking bagian atas Cafe untuk Dyah tentu saja di bantu oleh Ardan dan ketiga teman Dyah
Sudah siap bro
Itulah isi pesan Ardan pada Ardy
Ardy langsung mengapa Dyah ke lantai atas cafe
Dan betapa terkejutnya Dyah ketika melihat ada tulisan
I ❤️ U DYAH
Seketika Ardy langsung berada di depan Dyah sambil jongkonh dengan membawa seuntai bunga mawar
"Dyah maukah kamu menjadi bagian cerita hidupku? Aku tau ini terlalu cepat tapi maukah kamu bersama menjalin ikatan lebih dari sekedar teman? "
Seketika Dyah terdiam Dyah gak menyangka kalau Ardy secepat ini mengungkapkan perasaannya
Dyah teringat pesan Aar jika Dyah sudah ditetapkan pada Ardy
Seketika Dyah iingin mencoba bersama Ardy
Mencoba menuruti apa yang dimau Aar
Dyah hanya manguk manguk tanpa kata dengan menahan air mata di pelupuk mata
Ardy langsung menghambur memeluk Dyah erat sambil berisik "Terima kasih Dyah sudah menerimaku aku janji akan selalu ada buat kamu seperti janjiku pada Aar dulu" bilik Ardy sambil menitihkan airmatanya
"Sudah kayak teletubis aja berpelukan bukan muhrim sudah" kata Ardan yang tiba tiba muncul di belakangnya dan diikuti ketiga teman Dyah
Seketika Dyah kaget
"Kalian ngapain disini? "
" Mau minta traktir yang habis jadian" jawab Sekar dengan menggoda Dyah
"Ouh jadi ini sudah kalian rencanain jahat banget ya aku gak di kasih tau"
"Eh kami hanya bantu lo ya" jawab Haifa
"Sudah sudah ayo makan itu makanan sudah tersaji do atas meja sayang kalo gak di makan makan" kali ini Ardy yang bicara
Mereka pun akhirnya makan bersama Ardy yang duduk berdampingan dengan Dyah dan yang lain hanya mengikuti
Ardy selalu tersenyum sepanjang makan Ardan juga selalu melemparkan candaanya kepada Ardy dan Dyah sehingga mereka berdua selalu tertipu bahkan ketiga teman Dyah juga ikut menggoda Ardy dan dyah