Malam pun tiba Ardy telah menghubungi Dyah untuk menjemputnya Awalnya Dyah menolak dengan berbagai alasan Tapi Ardy kekeuh tetap membujuk Dyah agar mau menerima tawarannya Disinilah mereka di sebuah Cafe ala anak muda didaerah perbukitan sebut saja Green Cafe Setelah memesan makanan Ardy mememulai pembicaraan "Kamu suka gak suasana disini" "Hmmm tempatnya nyaman sih mas apa lagi disini kita bisa melihat pemandangan kerlap kerlip lampu kota" "Kapan kapan kita kesini lagi aja ya" "Mas aku pengen ngomong sama kamu" Dyah mulai mengalihkan pembicaraan "Ya ada apa? Kok kayaknya serius banget" Seandainya ya kita udahan gimana? " Deg Ardy seketika langsung duduk disamping Dyah dan menggengam tangan Dyah tapi Dyah hanya menundukkan kepala " Hei kamu kenapa aku kan udah pernah bilang

