Bab. 40

994 Words

Bab. 40 Fawaz langsung memutar tubuh ke belakang. Begitu suara familier itu, masuk dalam telinganya. Belum hilang kekalutannya karena melihat air mata sang istri. Kini hatinya seperti ditikam belati, mengetahui sang bunda berdiri di belakangnya. Mata yang mengeluarkan cairan bening itu, memandangnya penuh kekecewaan. Bagus! Sekarang dia berhasil mengecewakan dua wanita paling berarti di hidupnya. "Bun," ucapnya seraya berjalan mendekati Laras dengan cepat. "Semua tadi benar?" "Bun ...." Fawaz menatap nanar sang bunda yang menolak dia sentuh. "Jawab Fawaz!" "Maaf." "Ya Allah ...." Laras memukuli d**a putranya. Air matanya luruh, tidak menyangka anak kebanggaannya melakukan perbuatan sekeji itu. "Udah, Bun." Aara yang sudah berada di antara ibu dan anak itu. Memeluk Laras dari sampi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD