BAB - 11

4058 Words

"Iya, kamu yang bakal menghadapi Mamah." Tiba-tiba saja muncul mamah mereka masuk ke dalam rumah dengan Mella mengekor mamahnya dari belakang. Dien langsung menarik diri, memandang mamahnya dengan tatapan nanar. Melly langsung berdiri begitu juga dengan Dien yang mengikuti kakaknya. Melly menggenggam erat tangan Dien yang berdiri di belakangnya. Lucia maju dua langkah, berdiri tepat di depan anak sulungnya. Hanya di batasi oleh meja saja. Mereka terlibat pembicaraan yang serius untuk kali ini.  "Kamu... kamu memang akan menghadapi Mamah," ulangnya lagi dan menjedanya sebentar. Menatap Dien dengan mata yang menyipit lalu kembali memandang anak sulung perempuannya itu dengan kedua tangan terlipat di depan d**a. "Tapi setelah Mamah menyelesaikan urusan Mamah dengan anak bungsu Mamah," sambun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD