Dari balik pintunya ia mengintip, Mella dan pacarnya sedang berciuman. "Ce Mella?" Dien shock sekali melihat adegan di matanya. Ia tak percaya dengan apa yang ia lihat. Ini sangat salah. Apa yang ce Mella lakukan sangat salah. Ia telah melakukan hal keji itu di rumah ini. Dien bisa melihat jelas bagaimana tangan lelaki itu masuk ke dalam baju ce ce Mella dan yang satunya masuk ke dalam celana ce Mella. Dan ce Mella berada di atas tubuh lelaki itu. Mereka saling mendesah. Dien menutup kedua telinganya. Baginya ini sangat menjijikkan. Dien teringat pesan yang pernah mamanya sampaikan kepada mereka bertiga. Pesan pertamanya adalah untuk dirinya. "Mama tidak pernah ingin kamu berteman dengan Roma. Mama tidak mau kamu punya hubungan pertemanan dengannya. Tidak peduli dia melindungi

