Bian bangun lebih awal, sebenarnya masih di jam yang sama seperti biasanya. Bedanya dia lebih dulu bangun ketimbang Natya yang biasanya sudah rapi duluan. Wanita itu masih terlelap, terlihat sangat lelah, jadi sengaja Bian tak membangunkan. Semalam Bian menolak pelukan Natya karena merasa tak nyaman. Dia tak paham bahwa itu adalah bentuk penyemangat untuk wanita tersebut. Namun, menjelang pagi, pukul tiga dini hari setengah jam wanita itu terlelap setelah mendapat penolakan terdengar menangis. Ketika Bian menoleh yang didapat adalah Natya sedang memejamkan matanya dan menangis di alam bawah sadarnya. Tidak tega, mengamati hampir setengah jam akhirnya Bian mencoba menenangkan Natya dengan memeluknya perlahan. Membawanya ke dalam dekapan hangat miliknya dan berada dalam satu selimut yang

