"Kita tidak bisa diam. Hubungi kuasa hukum untuk mengurus semuanya. Selain disalahkan, aku juga merasa dilecehkan oleh Elvano." Bian yang sedang duduk di kursi kebesarannya tampak kesal. Rahendra yang terus menyalahkannya karena tak becus membuat Bian tak bisa diam saja. Dia berniat untuk melaporkan Elvano ke pihak hukum karena sudah memalsukan tanda tangannya. "Baik, Tuan." Leo yang duduk di sofa hanya menoleh sekilas kemudian kembali menundukkan kepalanya. "Kamu masih simpan salinan aslinya, kan? Kumpulkan semua bukti bahwa dia hanya mempergunakan tanda tangan palsuku." Sebenarnya akhir-akhir ini Bian masih mencari jalan terbaik. Tapi, sepertinya tak bisa berlama karena Rahendra terus memantaunya dan juga mengatainya sedikit lambat. "Beberapa berkas sudah saya kumpulkan," ucap Leo. D

