Untuk kali pertama, El dan Bas sama-sama tertidur saat malam hari, mungkin saking lelah fisik dan mentalnya, menghadapi semua yang terjadi akhir-akhir ini. Bisa saja, bas tertidur karena matanya sembap dan perih sehabis menangis, tapi El, bagaimana dia bisa tidur di gudang yang baru dibersihkan seperlunya? Tepat ketika para nelayan mulai berlayar dan ketika sebagian besar pulau itu mulai ‘hidup’, sayup-sayup, Bas terbangun dengan mengenakan kemeja Polo milik ayahnya, terbaring di lantai yang berserakan foto-foto masa kecil. Beginikah rasanya mengenang masa lalu? Lelah, tapi, lega. Tetes hujan di atap, membuat pria itu berdiri, menyibak tirai dan menemukan tangisan langit menderas. Lalu, pintu kamarnya bunyi diketuk. Bas terkesiap. Di film-film, jika ada yang mnegetuk pintu malam-malam,

