“Benar kan, gue bilang juga apa, El nggak pernah hamil!” Di dalam Hiace-nya, Kawa menelepon seseorang. “Gue main selalu pakai pengaman, nggak mungkinlah dia hamil. Kalaupun benar dia hamil, pasti bukan anak gue!” Sebentar, Kawa mendengarkan respons di seberang sana, lalu tertawa. “Iya, Orion Baskara yang itu. Dia jadi kayak gembel sekarang!” Tok, tok! Kaca mobil diketuk. El tersenyum menyapa Kawa, berdiri di samping pintu depan dari sisi bangku penumpang. Refleks, Kawa memutus sambungan telepon lalu menekan tombol buka kunci pintu. El membuka pintu, masuk dan duduk. “Lama, ya? Aku kangen banget makan ini.” Wanita itu menunjukkan kantong belanja dari minimarket lalu mengeluarkan sebuah onigiri tuna mayones. “Aku beli banyak rasa. Kamu mau yang mana? Atau mau sosis bakar?” Kawa meringis

