Nana telah membulatkan keputusannya. Ia tidak peduli apakah ini adalah keputusan berdasarkan emosi belaka atau memang adalah keputusan yang tepat. Nana sangat mengenal bagaimana sifat Frans. Pria itu.. Ia tidak akan pernah melepas apa yang berada dalam genggamannya. Nana sendiri pernah merasakan bagaimana gilanya Frans dalam berusaha untuk mempertahankan agar Nana tetap berada di sisinya, bahkan ketika mereka belum memiliki status apapun saat itu. Pria posesif itu adalah srigala berbulu domba. Di balik sikap manisnya selama ini, ia tetap menyimpan sisi iblisnya yang akan keluar ketika ia tidak bisa mendapatkan apa yang ia inginkan. Perselingkuhan Frans sama sekali tidak dapat Nana terima. Di dalam hidupnya, ia telah berjanji kepada dirinya sendiri untuk tidak pernah memaafkan orang yang

