Bab 12

603 Words

*** Netra coklat itu mengerjap lambat saat sinar matahari menerpa wajahnya. Rambut panjangnya yang berantakan terurai memanjang diatas bantal. Sedikit melenguh, Sofia pindah posisi menjadi tengkurap. Dalam hati menyerapahi seseorang yang membuka jendela dengan tiba-tiba. Dia sepenuhnya mengabaikan gerakan disisi ranjang yang super berantakan itu. "Hei, udah jam 8. Kamu nggak mau bangun?" Suara pria diiringi wangi familiar yang perlahan mendekat mau tak mau membuat Sofia kembali membalikkan badan. Menarik selimut sebatas d**a demi menutupi kepolosannya. "Masih ngantuk." Jawabnya serak. Tangan Alvaro bergerak mengusap rambutnya. Membuat Sofia hampir kembali ke alam mimpi seandainya dia tidak sengaja memperhatikan penampilan kekasihnya yang terlihat rapi. Matanya kembali terbuka. "Ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD