Kejadian 200 Tahun Lalu

1739 Words

“Kamu diberi kesempatan hidup hingga purnama selanjutnya. Kecuali kamu berhasil membuat permohonan pertama dari Bunga Edelia. Ingat, hanya permohonan pertama.” Bear tidak bisa melihat siapa yang berbicara. Dia berada di jembatan kayu yang panjang, dengan kabut putih menyelimuti dasar jembatan yang seperti tidak memiliki ujung. Jembatan itu adalah jembatan gantung tua dengan kawat-kawat berkarat. Setiap langkah kakinya bergerak, sura deritan halus akan terdengar di telinganya. Udara di jembatan itu terasa segar, khas udara pagi yang sejuk. Bear tidak bisa melihat matahari bersinar, meski ia sudah seperti berdiri di atas awan. Bear juga merasakan kalau tubuhnya terasa ringan, pandangannya terasa lapang tanpa kaca mata, dadanya tenang, dan napasnya teratur. “Tetapi aku ingin pergi, menyusu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD