Lemari kaca besar yang ada di kediaman Darke ternyata bukan hanya tempat penyimpanan pakaian. Di sana juga ada anak tangga yang mengarah ke bangunan menara setinggi dua puluh meter. Puncak menara itu adalah beranda besar dengan pagar baja dan beratapkan langit. Darke membawa mereka menikmati kejutan itu sambil menyantap mie lezat dengan kuah pedas berbumbu. Larissa tidak akan menyangkal lagi bahwa Darke adalah satu dari sekian banyak lelaki yang dipenuhi kejutan. Begitu pintu di beranda atas didorong keluar oleh Darke, angin malam menerpa tubuh mereka. Di ufuk timur matahari hendak naik. Saat ini pukul lima pagi waktu setempat. Alih-alih menghabiskan waktu untuk tidur, mereka justru menghabiskan pengujung malam dengan menikmati rembulan yang masih setia ada angkasa. Sean memangku mangko

