Hancur, mungkin kata itu saja tidak cukup untuk menggambarkan perasaanku saat ini. Jatuh cinta pada seseorang, sekian lama menjalani hari-hari bersama, merasakan sakitnya ditinggalkan ketika sudah memutuskan untuk mengambil langkah maju, lalu dibuat jatuh cinta lagi untuk ke sekian kalinya. Setelah itu dikejutkan dengan fakta luar biasa, bahwa ternyata orang yang sangat kucintai, yang menjanjikan begitu banyak kisah indah, ternyata dia sudah menikah. Air mataku masih belum berhenti, ketika dokter Vhir mengajakku masuk ke mobilnya. Saat ini kami masih berada di parkiran rumah sakit, dengan dokter Vhir yang tetap dalam diamnya. Tangannya terulur, mencoba menyentuh wajahku, tapi aku menghindar. Mendadak aku merasa jijik dengan diri sendiri. Apa yang sudah kulakukan dengan Satya tidak bisa

