PH 58 "Aku akan pergi," ucap sang koki seraya mengulaskan senyuman tipis. "Jangan! Tetaplah di sini," pinta Intan sambil menahan bulir bening yang siap tumpah. "Kamu sudah aman sekarang, dan bisa jaga diri. Kamu juga sudah sangat dewasa dan pantas untuk memiliki keluarga sendiri." Intan menggeleng cepat dan menyebabkan air mata yang sejak tadi ditahan akhirnya meluncur membasahi pipinya yang halus. Sang koki mengusap rambut perempuan itu, kemudian memeluk Intan yang sesenggukan. "Aku akan selalu ada di hatimu, Tan. Sekarang aku sudah siap untuk menuju ke alamku, karena kamu sudah memiliki pelindung baru," ucap sang koki dengan suara lembut. "Maksudmu siapa?" tanya Intan sembari menyeka pipinya yang basah. "Pejamkan mata dan kamu akan tahu siapa orang yang kumaksud." Intan me

