Chapter 38. Semua Nampak Panik.

1370 Words

Cukup lama Rian menunggu ibunya kembali ke kamar. Namun, tidak kunjung datang. Rian merasa khawatir, takut ibunya terjadi yang aneh-aneh. Pasalnya, Rian tahu cerita dari sang kakak, jika ibunya memiliki penyakit trauma dalam kondisi kegelapan di ruang sempit. Rian pun mulai menghubungi sang ibu, naas ponselnya ada di dalam kamarnya. Rian pun kelimpungan, rasa cemas tiba-tiba semakin menyelinap ke dalam hatinya. “Aduh, Ibu nggak bawa ponselnya lagi. Bisa gawat kalau Ibu kenapa-kenapa,” bisik Rian sangat takut. “Ah, terpaksa harus hubungi Kak Airin. Siapa tahu saja masih ada di kamar Kak Airin.” Akhirnya, Rian pun memutuskan untuk menghubungi sang kakak. Terakhir kali bertemu, yang Rian tahu ibunya akan mengantar sang kakak bersama Tuan Ganjar. “Assalamu’alaikum, Dek!” sahut Airin dari

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD