Chapter 34. Keterkejutan Bayu.

1405 Words

Hari pernikahan tiba. Senyuman indah terukir dari bibir seorang wanita paruh baya yang sudah menginjak usia empat puluh tahunan itu. Tepat di hari ini, Rita merasakan dirinya bisa bernapas lega, sudah mengabulkan apa yang menjadi amanah almarhum suaminya. “Mas Agus, akhirnya Anak kita akan menikah dengan Anak sahabatmu, hari ini. Aku sudah memenuhi apa yang menjadi keinginanmu, Mas. Semoga, pernikahan Anak kita diberikan kebahagiaan dan diridhoi oleh sang Maha Pencipta. Aamiin…” bisik Rita dalam gumaman. Air mata kebahagiaan pun nampak menetes di kedua pipi Rita. Ia pun tidak bisa menyembunyikan rasa harunya, ketika melihat anak gadisnya yang sedang berdiri menghadapnya dengan memakai gaun pengantin kebaya modern dan elegant. Riasan wajah yang tidak berlebihan, dengan hiasan sanggul ad

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD