Di apartemen. Bima merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur king sizenya, selepas membersihkan diri hampir satu jam lamanya berendam air hangat di dalam bathtub. Kebiasaan berendam air hangat, yang sering ia lakukan di Negara Inggris, seperti sudah menjadi aktivitasnya yang tidak bisa ia tinggalkan hingga terbawa di Negaranya sendiri, Indonesia. Kedua bola matanya menatap kehampaan diri kepada lampu cristal yang menggantung di bawah plapon kamarnya. Cahaya terang yang memancarkan sinarnya, membuat Bima tersenyum getir. Di bawah sinar lampu itu, membuat dirinya begitu rapuh dan tak berdaya. Setegar dan sekuat apa pun, dirinya tetap merasa lemah dan nelangsa. Bima haus dengan kasih sayang dan belaian dari keluarga yang sudah genap lima tahun ini lepas dari raganya. Hanya ibu kandungnya,

