30. Hearth To Hearth

1156 Words

Sepeninggalan Rea hari itu hidup Danis bagaikan di neraka. Dia kacau. Setiap hari yang dilakukannya hanyalah berdiam diri di kamar. Danis semakin resah ketika kotak berisi cincin pernikahan milik Rea sampai ditangannya. Danis mengamuk seakan orang lain tak pernah mengerti dirinya. Seperti hari ini, Beni yang baru saja datang menjadi sasaran amukkan laki-laki itu. “Ngapain lo ke sini?” teriak Danis pada sosok Beni yang masih terlihat letih karena laki-laki itu baru pulang dari Bandung. Ck. Beni berdecak kesal. Jika bukan karena Danis yang memintanya datang ke rumah ini maka Beni akan senang hati memanjakan tubuhnya di atas kasur untuk tidur. “Lo yang ngapain nyuruh gue ke sini, Dan?, ada masalah apa?” tanya Beni. Danis yang tadinya terlihat sangat sangar perlahan-lahan berubah menjadi m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD