29

1175 Words

Belmira sedang duduk mengamati para pengjung kafe yang terlihat cukup ramai hari ini, sebenarnya ia sangat bosan jika harus diam menuggu sampai Ruan selesai bekerja. Padahal ia sudah meminta pria itu bahwa ia ingin ikut membantu mengelola kafe, namun sayang Ruan menolaknya. “ Belmira.” Seru seseorang berhasil membuat Belmira menoleh ke arahnya. “ Emily.?” Ucap Belmira menatapnya lurus. “ Kau sedang apa? Kenapa melamun sendirian.” Tanya wanita itu ketika ia sudah duduk di sebelah Belmira. “ Aku sedang menunggu Ruan selesai bekerja.” Jawabnya lirih. “ Menunggu Ruan? Kenapa kau harus menunggunya.?” “ Entahlah, dia hanya menyuruhku untuk menunggunya selesai.” “ Dari pada kau bosan menunggunya, bagaimana kalau kita keluar jalan-jalan.” Ajak Emily kemudian. “ Tapi aku sudah berjanji untu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD