"Kamu suka ya, sama Mas Danish?" "Ha? Ih Mbak Nafisah apa'an sih? Ngaco deh." Nafisah tersenyum. "Dari cara kamu menatapnya sudah terlihat. Kenapa kalian tidak menikah saja?" Ela terlihat salah tingkah, namun secepat itu dia bisa mengontrol dirinya. "Kalau jodohnya sama orang lain aku bisa apa Mbak?" "Berarti kamu suka kan?" "Em, iya. Tapi itu dulu, sebelum dia menikah sama almarhumah Mbak Alina. Kalau sekarang sih, aku yakin Mas Danish tidak mudah membuka hatinya untuk wanita lain. Apakah kalian di jodohkan?" "Niat orang tua kami begitu. Tapi aku sendiri masih belum menyetujuinya karena ada pria lain yang mau datang melamarku minggu depan. Aku berharap kalian sih yang berjodoh, kamu wanita yang baik Ela. Diyah juga begitu dekat denganmu, apalagi kalian bertetangga kan?" Dengan lang

