Flashback.. Lisa meletakkan beberapa tangkai bunga ke atas pusara yang sudah berusia 9 tahun yang lalu. Setetes air mata mengalir di pipi Lisa. Sesungguhnya ia merindukan sosok wanita yang sangat ia cintai. Wanita itu adalah Kakak kandungnya yang sudah lama meninggal dunia "Kak... " suara Lisa terdengar serak. Ia tersenyum tipis. "Aku kangen sama Kakak." Lisa terdiam sejenak, ntah kenapa rongga dadanya terasa sesak. Ia mengusap pelan batu nisan yang bertuliskan Dara bin Hasan. Batu nisan yang terlihat lama sekali namun tetap terawat dengan baik. "Besok aku sudah nggak sendirian lagi, Kak. Ada seorang pria yang akan menemani seumur hidupku sampai maut memisahkan kami." "Dia kak, dia orangnya. Orang yang dulunya sempat Kakak benci karena kesombongannya. Kakak yang sering larang aku u

