5

1124 Words
Di BlackPack semua tetua sudah berkumpul. "Ada apa sampai Alpha mengumpulkan kami semua?"kata salah satu tetua . "kalian tau bukan kalau Luna sebentar lagi akan berumur 19 tahun. Itu berarti aromanya sudah bisa tercium oleh bangsa vampir, ini akan sangat berbahaya jika Lunaku sampai jatuh ke tangan makhluk berdara dingin itu"kata ku dengan nada alpha. "Memang benar Alpha kesempatan kita hanya sampai bulan purnama apa bila Luna tidak di temukan maka bisa di pastikan bangsa kita akan lenyap" balas Derik salah satu tetua. Aku melihat hal itu membuat raut wajah kawatir terlihat jelas di wajah mereka. "Tenang saja aku sudah menemukan Luna ku"ucap ku dan ku lihat semua tetua terdiam. "Benarkah Alpha lalu kenapa Alpha tidak membawa Luna kemari?"sambung Derik. "Kalau kita membawa Luna sekarang kita bisa saja mati tanpa perlawanan"sambumg Brunow betaku. "Apa maksudmu Brunow?"tanya tetua lainya. "Luna sedang berada di wilayah Lord Admans"kata-kata Brunow berhasil membuat semua tetua kaget bukan main. "Apakah Luna sudah di temukan oleh bangsa vampir itu?". "Belum,maka dari itu aku menyuruh kalian semua ke sini untuk membuat rencana menarik Luna ku keluar dari sarang vampir bodoh itu". -----------My?Lady or Luna------------ 'Admans pov' Di mana lagi aku harus nenemukan mu. Sudah sekitar lima abad namun tak ada tanda sedikit pun mengenai Lady ku. Gara-gara mantra sialan itu aku jadi tak bisa menemunnya tapi sebentar lagi bulan purnama yang berati aroma Lady ku akan ku cium . "Lord kami sudah mengetahui siapa yang dilihat oleh Alpa Aldan. Ternyata seorang remaja berusia 18 tahun yang sekolah di Cullen high school bernama Alana Swaat dan sepertinya dia Lady,Lord" ucapan Ricard berhasil membuyarkan lamunan ku. Benarkah itu? berarti sebentar lagi kita akan bertemu Dear. "Antar aku menemuinya" ------------------------------------------------------ Sudah malam seperti ini malah ibu menyuruhku membuang sampah. Apalagi jarak tempat sampah berada di depan blok jalan ku sunguh merepotkan. Setelah membuang samapah aku langsung berjalan kembali ke rumah. Namun aku di kagetkan dengan seorang pria yang sangat tampan bermata coklat tidak tidak gold matanya berwarna gold sangat indah berdiri  di depanku. Tapi kenapa dia terus menatap ku? "Maaf anda siapa ya?dan kenapa anda melihat saya seperti itu" namun pria itu bukannya menjawab malah melangkah mendekati ku. "Sangat cantik"kata pria itu. "Jangan mendekat atau aku akan teriak" kata ku mulai takut sambil terus menjauh dari orang itu. Bukannya menjauh dia malah semakin dekat dan menarik pingang ku ke dekapannya. Aku yang panik langsung berteriak belum sempat teriak aku merasakan sesuatu yang lembut mendarat di bibir ku. Ya tuhan first kissku diambil sama pria yang ngak aku kenal sama sekali. Aku terus berusaha melepas ciuman itu namun nihil dia malah semakin menciumku dengan agresif. Aku menutup mata ku dan hanya bisa menangis karna tak kuasa lagi, hidup ku sudah kacau dengan di besarkan tanpa kasi sayang di tambah first kiss ku diambil oleh pria yang tidak aku cintai bahkan aku tak kenal pria ini. 'Ibu, Ayah maafkan Alana yang ngak suci lagi' ratapku dalam hati. Saat sedang menangis aku merasakan pelukan pria itu melongar bahkan tak aku rasakan lagi. Saat membuka mata ku aku tidak melihat pria itu lagi. 'Dimana dia atau tadi aku hanya berhalusinasi? tapi kenapa begitu nyata bahkan aku masih merasakan bibir pria itu yang masih mencium ku atau jangan jangan ada hantu di sini' ucap benakku sambil melihat sekeliling. lebih baik aku pulang sebelum pria ataupun hantu gila itu kembali. . 'Admans pov' Kenapa Lady ku menangis apa dia tidak merindukan ku. Jangan menangis Dear ku mohon aku tak bisa melihat kamu menangis seperti ini. Dengan berat hati aku melepaskan ciuman ku dan memilih pergi . Aku tidak ingin Lady ku malah membenci ku. ------------My?Lady or Luna------------- "Alpha saya mendapat kabar bahwa Luna akan datang ke hutan Foks besok"kata brunow. "Apa?,kenapa Luna bisa datang ke sini. Bahkan kita belum melancarkan rencana kita untuk menarik Luna" tak dipungkiri aku sangat senang karna Luna ku akan datang tapi tetap saja aku bingung. "Saya mendapat kabar bahwa Luna datang untuk mengadakan observasi Yang merupakan kegiatan tahunan untuk murid manusia yang ingin lulus sekolah" kata Brunow panjang lebar. Ya, ini akan menguntungkan bagi ku besok aku akan membawamu kesini sweetheart. . "Alana cepetan dong bawain koper aku berat nih" teriak Jenny di ruang makan. "Iya-iya Jenny "balasku sambil menarik koper pink milik Jenny. "Jenny kamu banyak banget bawanya?"sambung ibu. "Iya dong kan mau kehutan harus bawa banyak persiapan dong ma kalo nanti aku kenapa-napa gimana?" kata Jenny manja. "Labai banget sih cuman 3 hari juga" sambung Ka Raka. Ku lihat wajah Jenny masam . "Eh, gapain bengong cepetan masukin koper aku, nanti telat nih" bentak Jenny. Aku langsung mamasukan koper Jenny ke dalam mobil,Saat aku mau memasukan tasku Jenny langsung menghalangginya. "Eh, ngapain kamu ha mau ikut aku naik mobil? Enak aja jalan kaki sana aku ngak mau mobil keluarga aku kotor udah cukup nama Swaat itu ada sama kamu ya" bentak Jenny. Aku langsung mengambil tas ku kembali setelah itu Jenny langsung pergi dan Ka Raka juga Ibu yang langsung masuk ke dalam rumah. Aku pun berjalan ke halte bus sebelum aku terlambat. "Hay Lana, kamu ngapain di situ?kamu bisa telat loh"sapa Adira dari mobilnya. "Hay Adara,Aku lagi nungu bus buat pergi ke sekolah " balasku. "Yaudah masuk gih aku juga mau kesekolah nih. Kalo kamu nunggu bus bisa-bisa kamu telat" ucap Adira. Benar juga sih aku langsung setuju dan masuk kedalam mobil Adara. ----------------------------------------------------- "Lord saya mendapatkan kabar bahwa Lady akan pergi ke hutan Foks"ucap Ricard. Apa? ini sangat berbahaya jika Lady ku masuk kesana pasti anjing-anjing besar itu akan membawa Lady ku tak akan ku biarkan. "Bawa Lady ku kesini sekarang sebelum mereka yang mengambilnya" kata Admans yang langsung di angguki oleh Ricard. . Aldan pov "Hari ini Luna datang bukan? Kita harus mengawal kedatangam Luna. Karena firasat ku mengatakan Luna dalam bahaya" pinta Aldan pada Brunow . "baik Alpha". ----------My?Lady or Luna---------- Sesampai di sekolah aku melihat semua murid kelas tiga sudah berkumpul. "Untung aja tepat waktu"kata Adara. "Iya, oh iya makasihya tumpanganya karna kamu aku jadi ngak telat deh"balas ku. "Lana.. lana... kayak sama sapa aja sih kan kita udah 6 tahun temenan masa kamu susah aku ngak bantuin sih"jawab Adara. "Udah yuk kita cari Glan sama Sofia" sambung Adara sambil membawa tas miliknya. "Morning student"sapa Ms.Mary "Morning Ms"jawab seluruh murid kelas 3. "Berhubung jam sudah menunjuka 7.00 dan seluruh murid sudah berkumpul maka 5 menit lagi kita akan berangkat jadi periksa kembali barang bawan kalian kemudian masuk kedalam bus kalian masing-masing sesuai kelas kalian dan sebelum berangjat mari kita berdoa semoga kegiatan kita disana berjalan dengan lancar dan kita dapat kembali dengan selamat" penjelasan Ms .Mary yang di dengarkan dengan seriyus oleh seluruh murid. Setelah berdoa seluruh murid masuk ke dalam busnya masing-masing dan pergi dari sekolah. "Sial kita terlambat mereka sudah pergi. Ayo kita kejar busnya"kesal orang itu.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD