Awal Mula Fantasy

386 Words
Setelah video call dengan pasutri fantasy yang berasal dari jawa itu, Mario semakin gencar mengajakku untuk berfantasy. "Apa mama mau coba threesome aja dulu, nanti kalau mama merasa nyaman baru kita swing." begitu tawarnya kepadaku. Dan entah ada bisikan darimana sehingga aku menjawab "Emang siapa yang mau fantasi dengan kita? Apakah aman? Lalu dimana kita mau melakukannya?" "Ada teman papa masih bujangan ma, dia sudah papa ceritain soal keinginan papa mau fantasi dan dia tertarik" begitu tambahnya. Agus nama calon partner threesome kami, dia masih bujangan dan seorang etnis tionghoa. Agus adalah seorang pekerja wiraswasta yang masih single. Orangnya humble dan royal. Pada hari sabtu malam tepatnya, agus diajak suamiku bermalam dirumah. Agus tidur disebelah kamar kami. Menjelang tidur agus diundang suamiku memasuki kamar kami. Kaget itu pasti karena posisinya saat itu mataku sudah lima watt, rasanya mataku sudah lengket. Tapi dengan santainya suami berucap "kita coba threesome dulu ya ma, mau kan?" ... aku cuma bisa diam, bingung harus bagaimana memulainya. Mario tau aku masih amatir dalam artian belum tau apa yang mesti dilakukan. Akhirnya mario memulai foreplay kepadaku dihadapan temannya Agus tadi. Ada rasa malu dan canggung karena harus b******u dihadapan orang asing. Pada saat aku sudah mulai k*****s, Mario berkata kepada agus segera gabung. "Gus...ayo, kamu mainkan bagian atas ya..." perintah mario kepada agus. Agus pun dengan nafsunya langsung memainkan b*******a shela, m******t bahkan memaikannya dengan lidahnya seperti layaknya seorang bayi yang menyusu kepada ibunya. Tak cukup sampai disitu, mario memberi kode kepada agus untuk memberikan "pusaka" nya untuk di mainkan oleh shela. Dan permainan pun dimulai, shela dengan nafsunya memainkan "pusaka" milik agus yang terlihat besar dan panjang. Bahkan agus sampai memejamkan matanya menikmati permainan shela. Sementara disisi lain Mario memainkan bagian bawah shela, m******t dan menghisap. Setelah dilihatnya shela sudah mulai naik birahinya, mario dengan segera menancapkan pusakanya ke liang sudah terlihat basah itu. Dengan ayunan dan hentakan dari pusaka mario itu membuat shela bergelinjang, sehingga shela pun semakin menguatkan isapannya pada pusaka milik agus. Kurang lebih 10 menit akhirnya mario menumpahkan lahar panas dari pusakanya kedalam gua yang telah basah tadi. Pun begitu dengan agus yang menumpahkan lahar panasnya kedalam mulut shela. Pertempuran selesai, dan shela pun akhirnya terkulai lemas ditempat tidurnya. Keesokan harinya shela merasa untuk bertemu dengan agus, tapi didalam hatinya berkata "ah sudah semua hanya fantasi".
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD