AFTER SCHOOL BAB 127 “Cindy! Apa yang kau lakukan?” Bu Wicaksana menatap putrinya yang sedang menggendong Ethan. “Ibu? Kenapa?” Cindy menatap ibunya yang terlihat tidak senang dengan kehadiran bayi itu. “Kenapa? Kamu masih tanya kenapa?” Bu Wicaksana menatap Ethan dengan tajam, membuat bayi itu merasa tidak nyaman dan mulai merengek. “Ibu tidak mengerti, kenapa kau harus mengadopsi bayi itu. Bayi dari laki – laki yang paling ibu benci!” “Bu, bayi ini tidak bersalah. Jangan sangkut pautkan bayi ini dengan ayahnya. Apakah Ibu tega, melihat bayi ini tumbuh di panti asuhan tanpa kasih sayang orangtua? Bahkan kakeknya saja menolak untuk menerima bayi ini. Haruskah kita juga sekejam mereka, Bu?” Ucap Cindy, memandang ibunya dengan nanar. Wanita paruh baya itu diam sejenak, terdengar ta

