AFTER SCHOOL BAB 35 Reana tertunduk, ketika Deo terus menatapnya tanpa kedip. Baru kali ini, ia duduk dan berhadapan dengan laki – laki itu. Jantung Reana berdetak lebih cepat dari biasanya. Ia tidak tahu, mengapa atasannya ini mengundangnya makan malam. Mungkinkah ia melakukan sesuatu yang membuat Deo mengundangnya? Tapi, bukankah hari ini, ia hanya membantu Deo membeli secangkir kopi dan sepotong kue? “Reana..” Suara Deo terdengar lembut, sangat berbeda ketika laki – laki itu sedang berada di kantor. Reana mengangkat wajahnya, menatap Deo dengan senyum kecil yang berusaha dibuatnya sebaik mungkin. “Ya, Pak Deo?” “Maaf, jika aku menyita waktumu malam ini. Aku merasa butuh seorang teman untuk berbicara.” “Ya?” Reana menatap Deo bingung. Apakah atasannya ini sekarang sedang menganggap

