Bab 16: Si Bukan Kedelai Pilihan

1907 Words

*** Ketika kamu menginginkan sesuatu maka tidak semua jalannya semudah yang kamu bayangkan *** Manika menatap dua orang di hadapannya dengan raut wajah benar-benar tidak suka. Manika bahkan tidak pernah melihat Angga tertawa selepas itu dan berbicara selepas itu ketika sedang bersama dengannya atau teman kantor yang lain. "Gimana?" tanya Dinda. Manika langsung menggeleng. "Dia nolak buat gabung sama kita dan seperti dugaan lo, Angga memang owner kafe ini," jawab Manika. Gadis itu meminum kopinya dengan sangat rakus. "Gue dengar juga partner bisnis Angga juga nggak kalah ganteng dari Angga dan sekarang S2 di Singapura. Gue semakin penasaran circle Angga di luar kantor kaya gimana," ucap Dinda dengan senyumnya, "kalau lo benar-benar bisa masuk di antara mereka, gue yakin deh, Ka, nggak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD