eight

3192 Words

Sean point of view.. Saat ini aku sedang berada di perusahaanku sendiri, tanpa dia. Dan aku disini hanya ingin mengurus semuanya agar keberangkatanku nanti tidak akan ada hal apapun yang akan memberatkan. Memang sangat bodoh, karena rasa ketakutanku, aku jadi ingin membawa kabur selena. Yatuhan aku memang sangat sangat gila, bisa bisanya aku mempunyai rencana membawa kabur selena dari negri ini. Dan kejadian semalaman saat selena tertidur di kamarku. Itu memang benar seperti beberapa jam aku ceritakan kepada dirinya. Aku tidak benar benar memperkosanya, bahkan melakukannya saja aku tidak Tega, aku bukan pria pengecut yang mengandalkan ke-tidak sadarannya, memang itu godaan terberat untukku tapi syukurlah aku masih mempunyai fikiran waras yang masih bisa aku pergunakan, walau hanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD