11. TERIMAKASIH

1002 Words

Sore yang cukup cerah terik matahari membakar sepanjang jalan dan juga semilir angin yang terhembus dari arah selatan, Adam dan Dea memasuki pekarangan rumah Dea. Tak ada acara apapun hanya berkunjung, Dea merindukan Ayah Ibunya namun baru dapat berkunjung setelah beberapa bulan pernikahannya dan juga Ayah Ibunya yang sibuk keluar negeri mengurus pekerjaan mereka. Dea tidak fokus pada jalannya meski Adam di sampingnya, cincin pernikahannya tak juga ketemu meski pulang sekolah Ia rela kepanasan menelusuri rerumputan di lapangan tak lupa di bantu oleh suaminya, Adam. Raut wajah gadis itu tampak cemberut seolah-olah ibunya akan menikamnya jika tau gadis itu menghilangkan barang berharganya. Adam terlihat sangat dingin dan juga tak terlalu banyak bicara padanya karena insiden cincin itu. Ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD