Xi Juan bergerak gelisah di dalam kediamannya. Bolak balik ke sana ke mari demi menenangkan rasa gelisah yang di rasakannya, akan tetapi hal itu percuma. Ia tetap merasa gelisah lantaran keinginannya ingin terpenuhi sekarang juga. "Kenapa bayi ini sangat menyusahkan?" dumelnya kesal seraya menepuk pelan perutnya. Akibat tidak tahan, ia segera keluar dari kediaman. Udara malam yang dingin membuat Xi Juan merapatkan jubahnya. Kaki mungilnya menyusuri jalanan yang sepi. Hanya beberapa pengawal terlihat berjaga dan berkeliling. Tidak memerlukan waktu yang lama, wanita cantik itu sampai di dalam kediaman Pangeran Zhen. Tanpa basa basi lagi dia langsung masuk ke dalam kamar pria itu. "Bangun!" titah Xi Juan seraya menggoncang tubuh Pangeran Zhen bar-bar. Sayangnya pria itu tidak menunjukk

