75 ~ Lepaskan Mereka

1013 Words

Tidak ada kata menyerah. Astrid bangkit meskipun merasakan tubuhnya sangat sakit, bahkan tulangnya terasa hampir terpisah dari tubuhnya. Lucifer sepertinya tidak akan memberikannya sebuah kesempatan lagi. Tapi yang pasti, Astrid harus selamat, apapun yang terjadi, dia harus begitu. “Sepertinya….” Arghh—Astrid mengeram kesakitan saat lututnya di pijak dengan keras. Rambutnya ditarik ke belakang, membuat usaha Astrid yang hendak bangkit berdiri menjadi gagal dan tidak berguna. Darah segar kembali mengalir dari hidungnya. Tangan Lucifer masih berada di rambut Astrid, menatap wajah Astrid yang memang sangat menawan. Sayangnya, Lucifer tidak suka dengan seorang yang suka menantang. Dia…selalu membunuh pemberontak. Dan Astrid, adalah salah satu di antara para pemberontak itu. “Sepertinya ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD