Gowa gelap itu dipenuhi dengan aura yang sangat mematikan. Dari sisi ke sisi, lava panas siap untuk membakar siapapun yang terjebak ke sana. Sebuah cermin berukuran raksasa ada persis di tengah gowa tersebut. Juga dengan seekor ular yang melilit di sebelahnya. Para iblis-iblis yang lain berkumpul, dan duduk melingkari kaca itu. Sebuah bayangan hitam berhembus kencang, memasuki cermin itu. Bahkan ular yang tadi terlihat tengah bermalas-malasan itu pun lekas mendekat, dan melilitkan tubuhnya pada cermin itu. Sebuah bayangan piano yang ada di dalam ruangan perlahan terlihat. Seorang lelaki dengan tubuh besar keluar dari sana. Wajahnya yang tidak lengkap membuat rupanya ditakuti. Tidak ada satupun iblis yang bersedia untuk menegakkan kepalanya untuk menatap sosok itu. Kecuali 2 bocah kecil

