74 ~

1012 Words

Debumm—bunyi benturan keras itu terdengar di seluruh penjuru gowa. Astrid menahan tubuhnya dengan berpegang pada sisi tebing. Seringainya muncul saat menatap Lucifer yang juga sama sepertinya. Beberapa detik lalu, iblis itu hampir saja merenggut nyawanya. Namun tidak akan Astrid biarkan, karena dia sudah memutuskan, dan keputusan Astrid sudah bulat. Jika dia memenangkan pertempuran ini, maka dia akan menjadi kucing paling malas di dunia. Astrid jujur, ini adalah pekerjaan yang paling merepotkan di dunia. Bergerak bukankah ciri khasnya. “Kau lihat siapa diriku, Lucifer?” suara Astrid terdengar di tengah kesenyapan usai ledakan itu, langkah gadis itu menuju ke arah Lucifer yang sudah kembali seperti biasa, “jangan pikir, manusia itu hanyalah makluk lemah, iblis. Jika kami saja makluk l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD