Zkeleten, Mi'en!" Tulang-tulang berbentuk gigi taring besar keluar dari tangan Teguh. Kemudian, dari ujung-ujungnya meluncurlah peluru-peluru tulang kecil yang sangat tajam, yang kini melesat cepat ke arah Semesta. Semesta pun langsung menciptakan tameng nuls berbentuk bangun datar segitiga, yang mana berhasil melindunginya dari rentetan peluru tulang milik Teguh. Gentala sang Kapten Libra dan Hadi sang Kapten Gemini merasa takjub dengan ketangguhan objek aneh yang sedang melindungi Semesta. "Benda itu kuat sekali," kata Hadi. "Sekuat apa pun sihir yang dimiliki oleh seseorang, pasti memiliki sebuah kelemahan. Jadi jangan terlalu kagum dengan sihir yang anak itu miliki," balas Gentala. Pria berbadan tinggi dan tegap itu merasa kagum, tapi ia tidak mau terlalu memuja anak bungsu dari K

