102. KALAHNYA SANG PEMIMPIN DAN JEBAKAN

1969 Words

Raja dan Agung terus melepaskan serangan sihir mereka yang sangat kuat sehingga menghancurkan ruangan tempat mereka bertarung. Keduanya kini saling menahan tinju masing-masing dengan Raja yang meremas kuat-kuat tangan Agung begitu juga sebaliknya. "Kau ... harus membayar ... dosa-dosamu!" kata Raja sambil berusaha menekan kekuatannya pada Agung. "Setiap orang ... di dunia ini memiliki dosa." Agung pun berusaha menekan balik Raja. "Termasuk kau ... Raja Azkara!" Spirit keduanya membara dan secara bersamaan, keduanya mulai merapalkan mantera. "Avvin, Devar Aqqnoira!" "Dharah, Demmonon Belzebors!" Hancur luluh lantahlah ruangan tersebut. Keduanya yang terbakar oleh kekuatan maksimal masing-masing, terbang menerobos atap hingga sampai ke luar bangunan Istana Lawang Sewu. Sesampainya me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD