FFY | S2 - Chapter 47

2348 Words

Poni merasa kepalanya sedang berputar. Dia mulai pusing. Apa yang pria ini bicarakan tadi? ‘Tunangan saya...’ Apakah hanya Poni yang terkejut dengan tampang bodohnya? Tidak. Semua orang memiliki reaksi kaget yang berbeda-beda. Kedua orang tua Al lebih terkejut dari Poni. Mereka saling pandang dan berseru. Violet mengernyit dan menumpahkan isi gelasnya. Sedangkan Sera, wanita itu juga kaget dengan ide gila Al. Saking kagetnya, ia tersenyum dan ingin tertawa. Pria gila ini... Poni menatap Al. Kenapa dia tidak menyusun rencana ini terlebih dahulu dengan Poni?!! Sialan!!! Suara tepukan tangan yang bergemuruh menyadarkan Poni dari amarahnya. Dia melihat seluruh penjuru ruangan dan secara naluriah mencari posisi Ansel. Ansel yang selalu bercahaya di mata Poni sangat mudah ia dapatkan. Waja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD