Fitnah

1131 Words

Dan tanpa memperdulikan Raya, Khant kembali berlalu pergi meninggalkan Raya yang diam mematung dengan segala rasa tanya dan sesak didadanya. Payung yang ia bawa ditanganya nyatanya tak mampu melerai wajah Raya dari derasnya air, bukan air hujan melainkan airmatanya yang tak mampu ia bendung. langkah kecilnya gontai perasaannya kalut sekalut hubungannya dengan Khant kini. Raya berusaha menyusuri jalan setapak demi setapak sambil mengingat lagi semua kenangannya bersama Khant. disentuhnya bibir merah merekah kepunyaanya. ia memejamkan mata membayangkan bibir Khant yang pernah menempel erat diatas bibirnya. bibir yang pertama kali mengecupnya dengan penuh kehangatan. perlahan Raya tertunduk menjatuhkan air matanya kebawah membaur dengan air hujan disana. Pedih... kali ini hatinya begitu pedih

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD